Kyu, tanpa terasa kau sudah semakin
besar. Rasanya baru kemarin kau datang dan semua member tersenyum hangat
kepadamu dan aku akui kecuali aku, bukannya aku benci kau, hanya saja memang wajahku
seperti itu. Dan saat kau menyanyi semua terkesima, mungkin kau masih mengingat
tatapan sinis yang aku dan Wooky berikan untukmu. Itu bukan karena kami
membencimu…
Aku masih ingat aku dan Wooky merasa
iri dengan suara bassmu, tapi kelemahanmu masih sangat banyak saat itu. Wooky
bilang, secara teknik kau tak bisa sama sekali. Sedang menurutku, saat
mendengar kau menyanyi pertama kali, entah mengapa jiwa lagunya tidak berhasil
kau sampaikan. Kami berdua tahu kau punya kemampuan hebat, tapi ada hal yang
membuat kami merasa kau bisa jadi lebih hebat. Tapi bukankah hanya aku, hyung
yang selalu menolongmu dari kenakalan para hyung lainnya. Walau kau sangat
sayang pada Donghae saat itu, tapi tetap aku yang selalu membuatmu terhindar
dari siksaan para hyung, bahkan dari Young Woon…
Siapa sangka Kyu yang kecil telah
tumbuh hingga sebesar ini. Saat ditanya apa yang menyebabkannya dewasa, dia
akan berkata banyak hal, tapi semuanya tahu yang paling membuat kau tampak
dewasa adalah kecelakaan yang hamper mendera nyawamu.
Mungkin bagi orang-orang disekitarku
saat aku diberi kabar tentang kecelakaanmu itu mereka mengira aku acting. Ya,
pasti mereka mengira semua adalah candaan. Aku menangis tidak hanya keras, tapi
hingga sesenggukan. Aku jarang menangis dengan sangat keras. Hingga air mata
banyak yang jatuh. Saat kecelakaan itu terjadi aku benar-benar tidak diberitahu
kalau kau yang paling parah. Tapi saat aku diberitahu, namamu dan nama Teuki
hyung muncul di otakku. Aku tak tahu kenapa hanya saja seakan-akan kalian berdua
meminta doaku agar kalian selamat.
Aku menangis